• Sun. Apr 11th, 2021

Kampus Media

Menyajikan Informasi terupdate teraktual, tips trik dan kesehatan

Bersama SehatQ, Kenali Apa Itu Abses Gigi, Gejala, dan Penanganan Terbaik

Bykampusmedia

Apr 9, 2021

Abses gigi merupakan sebuah kondisi di mana gigi, gusi, atau struktur tulangnya terdapat nanah yang diakibatkan infeksi bakteri. Dengan kondisi ini, pengidap biasanya akan merasakan nyeri atau ngilu pada area gigi. Menurut pakar kesehatan, kondisi abses gigi sesegera mungkin ditangani, namun sebelum itu anda perlu tahu jenis-jenisnya sebagai langkah awal penanganan terbaik.

Jenis-Jenis Abses Gigi

1. Abses Periapikal

Jenis periapikal merupakan abses yang terjadi di ujung akar gigi. Penyebabnya, tidak lain karena bakteri yang menjangkit dari pulpa gigi yang darinya terdapat saraf dan pembuluh darah. Hal ini dimungkinkan terjadi ketika sebelumnya ada masalah gigi berlubang.

2. Abses Periodontal

Abses Periodontal umumnya timbil tatkala gusi sedang bermasalah. Faktor lain yang menyebabkan abses periodontal adalah adanya cidera pada gigi. Jenis abses ini bisa saja menular ke area gusi lain apabila tidak ditangani dengan segera.

3. Abses Gingival

Abses Gingival merupakan jenis abses yang merusak gusi, lalu merambat ke gigi. Penyebabnya antara lain sisa makanan atau patahan bulu sikat gigi yang masuk ke dalam gusi.

Gejala Abses Gigi

Rasa nyeri di daerah dekat gigi atau gusi merupakan gejala awal terjadinya abses gigi. Rasa nyeri ini dapat datang secara mendadak serta bisa memburuk dari waktu ke waktu. Gejala abses gigi antara lain sebagai berikut.

  • Rasa nyeri menyebar ke rahang, leher, hingga telinga
  • Rasa nyeri terasa memburuk saat berbaring
  • Rasa nyeri terjadi ketika menggigit atau mengunyah
  • Kemerahan terjadi pada wajah
  • Kemerahan dan bengkak pada gusi
  • Gigi terasa sensitif
  • Gigi goyang dan berubah warna
  • Bau nafas yang tidak sedap
  • Pahit terasa di mulut
  • Kelenjar limfa membengkak di bawah rahang atau leher
  • Demam

Cara penanganan pada abses gigi

Fokus utama pada penanganan abses gigi yaitu meredakan rasa nyeri dan mengatasi infeksi. Dokter gigi akan melihat gejala yang dirasakan pada sebelum melakukan pemindaian sinar X gigi. Dengan cara tersebut, bisa diketahui apakah infeksi sudah menyebar ke area lain. Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menangani abses gigi antara lain.

Mengeringkan abses

Dokter gigi akan melakukan irisan sedikit bagian pada abses gigi untuk mengeluarkan nanah. Kemudian berlanjut dengan prosedur membersihkan menggunakan cairan saline.

Mengekstraksi gigi

Jika abses gigi bisa menyebabkan gigi rusak, maka dokter akan melakukan pengangkatan bagian gigi yang tidak bisa diselamatkan. Prosedur tersebut dilakukan sebelum mengeringkan bagian abses gigi. Jika gigi yang rusak cukup banyak, maka dokter akan mengangkat gigi tersebut.

Memberikan antibiotik

Abses gigi karena sebab infeksi bakteri, maka dokter akan memberikan antibiotik. Apalagi jika sistem daya tahan tubuh pasien lemah dan abses menyebar ke yang lain. Gunanya untuk mengatasi infeksi.

Mengangkat benda asing

Jika abses gigi disebabkan benda asing diantara gusi, maka dokter akan mengambilnya. Kemudian dokter membersihkan menggunakan cairan saline. Bisa juga mengonsumsi obat pereda nyeri sesuai dengan rekomendasi dokter.

Berkumur menggunakan air garam yang hangat juga bisa meredakan nyeri. Anda harus waspada bila terjadi komplikasi pada abses gigi. Infeksi dapat menyebar ke rahang, kepala, leher, hingga otak dan menimbulkan penyakit lainnya. Abses gigi juga bisa menyebabkan sepsis yang mematikan meskipun kondisi tersebut langka.

Anda segera mencari penanganan medis apabila terdapat indikasi komplikasi seperti demam tinggi, wajah bengkak, sulit menelan, detak jantung cepat, dan mengalami disorientasi. Kondisi ini adalah tanda infeksi serius yang harus segera diatasi.

Kabar baiknya, kini beragam direktori penyakit bisa anda baca secara detail di portal SehatQ.com. Di sana, anda bisa melihat nama penyakit, penyebab, cara menangani, dan lain sebagainya.

Related Post