Pengertian dan Cara Menggunakan E-SPT PPH Badan Yang Perlu dipahami

Dalam sebuah lembaga perusahaan atau badan perusahaan, pemberlakuan pajak penghasilan adalah hal yang wajar. Dalam perpajakan di Indonesia, badan usaha merupakan salah satu yang dikenai wajib pajak, dalam hal itu setiap badan usaha diwajibkan melakukan pembayaran pajak yang sudah ditetapkan dalam satu tahun sekali yang harus dibayarkan. Wajib pajak badan sudah diatur didalam sebuah hukum dan undang-undang tentang perpajakan dan apabila terdapat badan usaha yang tidak membayar pajak atau terlambat melakukan pembayaran pajak maka dikenai sanksi atau denda sebesar 1 juta rupiah. Denda itu sebagai sanksi yang telah ditetapkan dalam uu perpajakan.

Pembayaran pajak harus dilakukan sesuai jangka waktu yang telah ditetapkan dan untuk jenis wajib pajak badan biasanya ditetapkan pada tanggal 30 april. Dalam melakukan pembayaran pajak diperlukan sebuah bukti pelaporan atau sebuah surat pemberitahuan tentang lapor pembayaran pajak yang sudah dilakukan. Pada sebuah badan perusahaan melaporkan tentang bukti pembayaran atau setor pajak kepada pusat adalah sebuah hal yang wajib dilakukan, akan tepai melaporkan SPT badan itu ternyata tidak semudah melaporkan SPT pribadi. Namun, adanya teknologi yang semakin berkembang membuat pelaporan SPT badan menjadi lebih mudah dan lebih singkat. Dengan sebuah platform yang menyediakan berbagai cara mudah dalam melakukan pelaporan pembayaran atau setor pajak kepada pusat, salah satunya adalah dengan adanya espt pph badan. Apa itu e-spt pph badan? E-spt pph badan merupakan sebuah platform yang menyediakan sebuah cara mudah dalam melakukan pelaporan SPT. E-spt pph badan adalah sebuah cara pelaporan yang dilakukan dengan memanfaatkan sebuah teknologi digital dalam melaporkan hasil pembayaran pajak kepada direktur jendral pajak dan kepada pusat. Lantas bagaimana cara membuat e-spt pph badan dan cara melaporan spt pph badan.

  • Cara membuat e-spt pph badan

  1. Buka aplikasi e-spt tahunan badan
  2. Masukkan NPWP anda dengan benar dan sesuai dengan data diri yang benar dan lengkap
  3. Lengkapi menu profil wajib pajak
  4. Lalu klik simpan

Setelah profil tersimpan, kemudian masukkan username dan masukkan password kemudian anda bisa membuat e-spt dengan langhkah-langkah berikut diantaranya

  1. Klik menu program kemudian buat SPT
  2. Pihih jenis SPT yang akan dibuat
  3. Kemudian klik buat

Pada lampiran awal anda akan diarahkan dan disuruh melengkapi tentang jumlah laporan keuangan yang ada pada perudahaan, anda harus mengisi formulir tentang keuangan perusahaan dan neraca. Selain itu anda juga dapat menggunakan e-felling dalam melakukan pelaporan tahunan pph badan yang dengan mudah dilakukan dengan memanfaatkan sebuah platform yang sudah resmi dengan persetujuan dari direktur jendral pajak dan caranya sangat mudah dan tidak membutuhkan waktu yang lama. adapun beberapa cara yang dapat dilakukan dalam melakukan pelaporan espt pph badan diantaranya

  • Anda harus login kedalam e-felling anda yang terdapat di halaman direktur jendral pajak online.
  • Kemudian anda harus menjawab semua jenis pertanyaan dengan benar, lengkap dan jelas agar sistem dapat menentukan jenis formulir SPT yang akan sesuai dengan profil anda.
  • Masukkan kode verifikasi yang sudah terkirim melalui email anda
  • Kemudian anda klik menu kirim SPT, maka SPT anda akan terkirimkan.

Membuat e-spt mempunyai berbagai manfaat dan keunggulan yang harus anda ketahui diantaranya

  • Membuat proses pengiriman SPT berjalan dengan lebih terosganisir dan lebih sistematis, selain itu dapat juga mempersiungkat waktu pengiriman.
  • Hemat biaya
  • Mengurangi resiko kesalahan dalam pengolahan data.